Avatar photo

Ghina Reysa Wahyudi

Mahasiswi berusia 20 tahun yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Pakuan. Ia mengambil Program Studi Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) dengan konsentrasi Jurnalistik. Ketertarikannya pada dunia jurnalistik tumbuh dari minatnya. Melalui pendidikan yang dijalaninya, ia berupaya mengembangkan kemampuan menulis, berpikir analitis, serta kepekaan terhadap realitas sosial.

Menata Emosi di Tengah Kesibukan Hidup

Di antara riuhnya tuntutan dunia, ada tangan-tangan keluarga yang selalu siap menggenggam dan menenangkan.Dokumentasi : Farhan Al’Aziz Di tengah kesibukan dan berbagai tuntutan hidup, menjaga kesehatan mental menjadi hal yang semakin penting, tidak semua orang mengalami masalah mental dalam tingkat yang berat, tetapi hampir setiap orang pernah merasakan lelah, kehilangan semangat, atau emosi yang sulit…

Read More

Pia, Rumah yang Riuh, dan Luka yang Membisu

Tatapan murungnya menyimpan cerita yang tak pernah terucapkan.Ilustrator : Rendy Anggriawan Bagi sebagian besar anak, rumah adalah pelabuhan terakhir tempat mencari kehangatan dan rasa aman setelah lelah menghadapi dunia luar. Namun, bagi seorang gadis remaja bernama Pia, narasi itu terasa begitu asing. Rumah yang seharusnya menjadi tempat bernaung, justru bertransformasi menjadi ruang penuh ketidaknyamanan. Setiap…

Read More

Laki-laki dan Air Mata: Sebuah Pandangan yang Berbeda

Di balik ketangguhan yang dituntut, ada air mata yang jarang tersentuh. Sebuah narasi tentang laki-laki dan perasaan yang nyata.Ilustrator : Rahmania Mutiara Aulia Putri Tangisan sering kali dianggap sebagai simbol kelemahan, terutama bagi laki-laki. Sejak kecil, banyak anak laki-laki tumbuh dengan kalimat seperti “jangan menangis dan harus kuat.” Pandangan tersebut kemudian membentuk stigma yang masih…

Read More